Telepon : (0711) 357569 Email : [email protected]

Komoditas Cengkeh

Cengkih (atau orang Indonesia menyebutnya cengkeh) merupakan tanaman asli Indonesia yang banyak digunakan sebagai bumbu masakan pedas di negara-negara Benua Eropa dan juga sebagai bahan utama rokok kretek khas Indonesia. Karena itu, tanaman yang dibudidayakan di banyak tempat ini menjadi salah satu komoditas utama perdagangan Indonesia.Cengkih (atau orang Indonesia menyebutnya cengkeh) merupakan tanaman asli Indonesia yang banyak digunakan sebagai bumbu masakan pedas di negara-negara Benua Eropa dan juga sebagai bahan utama rokok kretek khas Indonesia. Karena itu, tanaman yang dibudidayakan di banyak tempat ini menjadi salah satu komoditas utama perdagangan Indonesia. Sebelumnya, Pemerintah Indonesia sempat memonopoli harga cengkeh dengan Keputusan Presiden No. 8 tahun 1980 tentang Tata Niaga Cengkeh Dalam Negeri. Melalui Keppres tersebut, pemerintah menurunkan harga cengkeh hingga Rp7.000 per kilo. Sejak saat itu, petani enggan menanam cengkeh lantaran harganya yang murah serta hasil yang tidak selalu memuaskan. Namun kini, setelah pemerintah berhenti memonopoli harga, banyak petani yang mulai menanam cengkeh. Jika dulu cengkeh identik dengan tanaman rempah khas Maluku dan Indonesia bagian timur, kini tanaman tersebut bisa dibudidayakan di mana saja, asalkan memiliki lahan yang subur dan udara yang bersih. Meski banyak dibudidayakan, harga cengkeh tak serta-merta selalu berada di angka yang tinggi. Bahkan, harga rempah ini tergolong fluktuatif, bergantung pada hasil panen serta ketersediaan stok.