Telepon : (0711) 357569 Email : [email protected]

Fokus Pembangunan

Kegiatan usaha perkebunan nampaknya tidak dapat dipisahkan dari sejarah panjang pertumbuhan Provinsi Sumatera Selatan sejak masa kolonial sampai sekarang, karena sektor ini memiliki arti yang sangat penting dan menentukan dalam pembentukan berbagai realitas ekonomi dan sosial masyarakat Sumatera Selatan, bahkan dalam konteks masa lalu sejarah keberadaan kolonialisme dan imperialisme di Indonesia dan di Sumatera Selatan pada khususnya, dipandang sebagai sejarah keberadaan usaha perkebunan itu sendiri.

Sumatera Selatan yang dikaruniai dengan kesuburan lahan serta limpahan potensi sumberdaya alam lainnya, menyebabkan tumbuhnya aneka macam komoditas perkebunan yang bernilai ekonomis tinggi, serta telah memberikan kontribusi yang cukup besar bagi devisa negara.

Luas lahan perkebunan Sumatera Selatan pada tahun 2013 tercatat sebesar 494.166 Ha. Dari luas lahan tersebut berdasarkan penguasaannya terbagi atas Perkebunan Rakyat sebesar 373.303 Ha (75,54 %), Perkebunan Besar Swasta sebesar 52.558 Ha (10,64%), dan Perkebunan Besar Negara sebesar 68.305 Ha (13,82 %). Keseluruhan luas lahan perkebunan tersebut berdasarkan data statistik tersebar di 21 wilayah Kabupaten/Kota se Sumatera Selatan, yaitu: Tasikmalaya, Sukabumi, Garut, Cianjur, Ciamis, Bandung, Bandung Barat, Subang, Bogor, Purwakarta, Sumedang, Cirebon, Indramayu, Kuningan, Majalengka, Bekasi, Karawang, Pangandaran, Kota Sukabumi, Kota Tasikmalaya dan Kota Banjar